- Menggunakan Gitea - Januari 3, 2025
- Pengaturan Akses Pengguna dan Kolaborator di Gitea - Januari 3, 2025
- Setup SSH Key pada Gitea - Januari 3, 2025
Suka bingung gimana cara melakukan pengamanan pada folder website kamu? Eits, jangan bingung, Sob! kita simak bareng yuk tutorialnya berikut ini.
Tahu nggak, Sob kita bisa melakukan pengamanan folder website kamu melalui dua cara, yaitu melalui Indexing folder dan .htaccess
Tapi, sebenernya kenapa sih kita harus mengamankan folder website kita secara manual? yuk, kita simak pembahasan singkatnya dibawah ini:
Kenapa Kita harus Mengamankan Folder Website secara Manual?
Sebenarnya pengamanan folder website ini sudah tersedia pada website yang berkembang besar, seperti contohnya wordpress. Saat kamu menggunakan wordpress, jika ada yang mencoba mengakses folder website kamu, maka akan langsung diarahkan ke “page not found 404”. Dan hal ini bisa terjadi, karena ini merupakan bagian dari engine website dan tema websitenya.
Dan biasanya untuk website yang dibuat melalui html sendiri belum ada proteksi folder website. Lalu bagaimana caranya kita melakukan proteksi folder website? Nah, kita bisa melakukan proteksi folder melalui Setting Indexing atau .htaccess
Nah, tutorial kali ini ditujukan untuk membantu kamu dalam melakukan proteksi folder website kamu agar tidak dapat diakses oleh pengguna website kamu.
Tutorial Pengamanan Folder melalui Setting Indexing Folder
STEP 1. Untuk melakukan indexing folder di cPanel hosting untuk mengamankan suatu folder tertentu, kamu bisa gunakan menu “Indexes” di cPanel kamu, seperti pada gambar berikut ini:
Indexes Menu
STEP 2. Lalu akan muncul menu seperti berikut :
Indexes Menu
STEP 3. Selanjutnya, silahkan kamu bisa pilih salah satu folder yang ada di hosting kamu untuk melakukan Indexing folder ini. Anggap saja kamu ingin melakukan indexing folder yang letaknya ada di “public_html/indexing” Perlu dietahui, Sob ada 4 tipe indexing yang digunakan di cPanel ini.
- Default setting: Untuk default setting yang di gunakan oleh cpanel adalah fancy indexing
- No indexing: Indexing ini akan menampilkan error 403, Jika url tersebut tidak seharusnya ada di website kamu, karena url tersebut adalah url folder
- Standart indexing
- Fancy indexing
- Standart indexing : standart indexing ini akan terlihat seperti berikut:
Standard Indexing
- Fancy indexing: Untuk fancy indexing akan menampilkan seperti berikut :
Fancy Indexing
STEP 4. Nah, selanjutnya kamu bisa mengecek folder folder kamu yang sudah tidak bisa dilihat oleh pengunjung website kamu. Seperti contohnya kamu bisa coba cek di print screen berikut ini:
Indexing Folder
Tutorial Pengamanan Folder melalui .htaccess
Tutorial ini akan membantu kamu menggunakan htaccess, dimana htaccess ini bisa kamu buat di hosting kamu.
STEP 1. Pertama kamu bisa melakukan display hidden file di file manage cPanel kamu. Bagaimana caranya? kamu bisa masuk ke file manager di cPanel kamu. Dibagian pojok kanan atas file manager kamu klik button “setting” berwarna putih keabu-abuan.
Button Setting
STEP 2. Kamu klik menu setting di bagian pojok kanan atas tersebut, akan terlihat popup yang muncul di browser kamu seperti ini:
Pop Up Menu
STEP 3. Silahkan klik/berikan tanda centang pada “Show Hidden Files(dotfiles)”. Setelah itu silahkan klik button save
Pop Up Menu
STEP 4. Setelah itu kamu bisa masuk ke salah satu folder yang ingin dilakukan protect. Jika ada file .htaccess disana, kamu bisa melakukan edit, jika tidak ada, kamu bisa buat file baru .htaccess di hosting kamu. Selanjutnya apabila kamu sudah melakukan edit file atau membuat file baru .htaccess, kamu bisa masukkan kode berikut di .htaccess berikut ini:
Options -Indexes
Seperti gambar berikut ini:
Masukkan Code berikut ini
STEP 5. Jika kamu mencoba mengakses file yang sudah kamu proteksi di website kamu, maka akan muncul “error 403” seperti berikut. Perlu diketahui, Sob jika tampilan errornya akan menyesuaikan dengan server yang kamu gunakan, Sob.
Contoh Error 403
Yup! itu dia kamu bisa melakukan proteksi folder penting kamu melalui dua cara, melalui setting indexing folder dan .htaccess. Simak terus Tips Hosting di halaman tutorial Jagoan Hosting Indonesia ya, jika ada bagian dari tutorial yang tidak ditemukan, kamu bisa menghubungi teman-teman di Jagoan Hosting supaya bisa dibantu lebih lanjut melalui Live Chat atau fitur Open Tiket ya!