Halo Sob!
Pernah mengalami kebingungan saat akses kecepatan VPS kamu tiba-tiba jadi lambat? Kalau jawabannya iya, pastikan kamu baca panduan ini ya karena kita akan bahas gimana sih cara mengelola lalu lintas data supaya tidak melebihi memori VPS kamu Sob. Oke, simak terus panduan sampai habis ya Sob.
STEP 1: Gunakan perintah (command) free. Fungsi dari command ini untuk memudahkan kamu melihat berapa banyak jumlah memory yang digunakan dan memory yang tersisa saat komputer menyala, termasuk melihat besaran memory swap yang terpakai, serta buffer dan cache yang dikonsumsi.
Beberapa option yang dapat digunakan pada Free :
- -b,-k,-m,-g menampilkan output dalam satuan bytes, KB, MB, or GB
- -l menampilkan statistik memori dari yang paling rendah dan tinggi
- -o menggunakan format lama (no -/+buffers/cache line)
- -t menampilkan total dari RAM + swap
STEP 2: Gunakan perintah (command) top. Command top ini fungsinya untuk monitoring proses di linux, atau cek proses-proses yang sedang berjalan pada linux, atau juga dapat sebagai aktifitas CPU secara real time / proses CPU yang berjalan pada sistem. Jika kalian ketik perintah “Top” maka akan muncul proses CPU secara real time.
Penjelasan dari gambar di atas adalah:
- Baris pertama “top” menunjukkan berapa lama sistem telah berjalan.
- Baris pedua “Task” menunjukkan Jumlah proses yang sedang berjalan.
- Baris ketiga “Cpu(s)” menunjukkan Penggunaan CPu dalam %
- Baris keempat dan kelima “Mem” dan “Swap” menunjukkan Penggunaan Memory, sama bila kita menggunakan perintah Free
- Baris selanjutnya menunjukkan proses yang aktif di system, dan proses yang paling banyak menggunakan resource dari system akan di tampilkan paling atas.
STEP 3: Gunakan perintah (command) LSOF (List Open File). Command LSOF berfungsi untuk mengetahui file mana yang terbuka pada suatu proses. Alasan menggunakan LSOF adalah ketika disk tidak dapat di unmount dikarenakan file sedang digunakan. Dengan bantuan dari perintah LSOF, kita dapat mengidentifikasi file yang sedang digunakan.
Penjelasan dari gambar di atas:
FD: adalah File Descriptor yang merupakan index pada tabel yang dimiliki kernel untuk menunjukkan file yang dibuka pada proses-proses yang berjalan dan pada kolom ini akan keluar output seperti:
- cwd current working directory
- rtd root directory
- txt program text (code and data)
- melakukan memory-mapped (Berbagi Ruang Memori Vitual) file
Terkadang ada juga output lain, seperti 1u dan sejenisnya, berikut keterangannya:
- r for read access.
- w for write access.
- u for read and write access.
TYPE: berarti tipe dari file tersebut dan contohnya sebagai berikut :
- DIR – Directory
- REG – Regular file
- CHR – Character special file.
- FIFO – First In First Out
STEP 4: Gunakan perintah (command) PS AUX.Perintah atau command ps (process status) di gunakan untuk menampilkan informasi proses yang sedang berjalan termasuk nomor PID (Process Identification Number) dari proses tersebut. Proses atau biasa disebut task akan berjalan jika ada sebuah aplikasi yang sedang dijalankan, setiap proses yang berjalan oleh system diberi nomor PID yang unik.
Simak terus tips mengelola VPS di halaman tutorial Jagoan Hosting Indonesia ya, jika ada bagian dari tutorial yang tidak ditemukan, kamu bisa menghubungi teman-teman di Jagoan Hosting supaya bisa dibantu lebih lanjut melalui Live Chat atau fitur Open Tiket ya!